Dua sistem kana
Hiragana dan katakana harus jadi bunyi yang kamu kenali langsung โ bukan aksara yang terus kamu ubah lewat romaji. Bacaan pendek, mencocokkan audio, dan kata dengan tulisan campur membangun hubungan otomatis itu.
Belajar bahasa Jepang untuk pemula lewat satu jalur yang terus berkembang. Tata bahasa, kosakata, hiragana, katakana, kanji, membaca, dan mendengar saling terhubung dari pelajaran pertama sampai persiapan JLPT N3.

Kebanyakan sumber bahasa Jepang cuma kuat di satu sisi. Aplikasi belajar bahasa Jepang yang bagus memutuskan apa yang harus dipelajari bersama dan apa yang menyusul. Setiap kata baru, pola tata bahasa, dan kanji kembali lewat membaca, mendengar, mengingat aktif, lalu kamu pakai sendiri.
Pelajari โ temui lagi โ pakai tanpa melihat jawabannya. โฆ
Kana, kosakata, tata bahasa, dan percakapan tidak boleh terasa seperti empat produk terpisah. Tiap langkah menyiapkan yang berikutnya, lalu kembali lewat membaca, mendengar, dan mengingat aktif.
Bahasa Jepang menggabungkan tiga sistem tulis, struktur kalimat yang asing, bentuk yang bergantung konteks, dan ucapan yang rapat tanpa jeda. Tata bahasa Jepang, kosakata bahasa Jepang, dan kanji butuh umpan balik yang berbeda โ bukan antrean kartu yang sama untuk semuanya.
Hiragana dan katakana harus jadi bunyi yang kamu kenali langsung โ bukan aksara yang terus kamu ubah lewat romaji. Bacaan pendek, mencocokkan audio, dan kata dengan tulisan campur membangun hubungan otomatis itu.
Satu aksara bisa bunyi berbeda di kata yang berbeda. Kursus mengutamakan kosakata yang sering dipakai dan mengajar bacaan untuk kata itu dulu, sebelum ke gabungan dan pola baru.
Bahasa Jepang menandai hubungan dengan partikel seperti ใฏ, ใ, ใ, ใซ, dan ใง. Membandingkan kalimat yang berdekatan membuat peran tiap partikel lebih jelas daripada aturan terjemahan semata.
Waktu, bentuk negatif, penghubung, dan tingkat kesantunan mengubah akhir kalimat Jepang. Latihan konjugasi tetap terikat pada niat: apa yang terjadi, apa yang tidak, dan seberapa santun kamu harus mengatakannya.
Kata yang sudah dikenal bisa hilang saat bahasa Jepang diucapkan alami. Putar ulang, dikte, dan membandingkan transkrip menampakkan partikel, bunyi yang dipendekkan, dan batas kata yang di teks kelihatan jelas.
Mengenali berkembang lebih cepat daripada merangkai sendiri. Tugas yang diubah menghapus contoh dan minta kamu mengingat pola kalimat dengan orang, waktu, tempat, atau alasan yang baru.
Tujuannya bukan membuat bahasa Jepang tampak mudah. Melainkan membuat langkah berikutnya cukup jelas, sampai kamu bisa memahami, berlatih, dan akhirnya memakai bahasa yang sungguhan.
Pindah dari pelajaran berikutnya ke latihan terarah tanpa menyusun ulang rencana belajar. Kursus, pengulangan, kata tersimpan, dan kamus offline tetap dalam satu aplikasi.
Daftar fitur tidak membuat kemajuan. Urutan penjelasan, latihan, umpan balik, lalu mengingat lagi โ itulah yang membuat kemajuan.
Aplikasi belajar bahasa Jepang terbaik menjaga hubungan ini tetap hidup, supaya perhatianmu tetap pada memahami dan memakai bahasanya.
Baca panduan perbandingan aplikasi selengkapnyaAplikasi persiapan JLPT yang berguna tidak hanya mengulang soal ujian. Di 48 unit dan 240 pelajaran, tiap tingkat memperluas apa yang bisa kamu pahami dan ucapkan sendiri.
Baca kana, rangkai kalimat pertama, dan urus perkenalan, waktu, makanan, belanja, dan arah jalan.
Bicara soal rencana, pengalaman, dan alasan โ dan ikuti percakapan yang lebih panjang tanpa kehilangan benang merah.
Ikuti ucapan dan teks yang lebih panjang, kenali ragam dan nuansa, dan jelaskan pendapatmu dengan alasan yang menopang.
Aplikasi persiapan JLPT yang fleksibel tidak boleh memaksamu kembali ke pelajaran satu. Tes penempatan lima menit menemukan kemampuan pertama yang masih goyah dan menyarankan titik mulai yang masuk akal.
Aplikasi persiapan JLPT yang dipikirkan matang menunjukkan bagaimana kemampuan tumbuh. Kursus JLPT N5 mulai dari pernyataan langsung; JLPT N4 dan JLPT N3 menambah alasan, sudut pandang, dan ketidakpastian.
Di N5 kamu belajar menempatkan orang, waktu, tujuan, dan tindakan ke dalam kalimat yang andal. Kerjanya mendasar: baca kana dan kanji pertama, pilih partikel seperti ใง dan ใซ, ubah bentuk kata kerja, dan pahami pesan yang sama saat kamu mendengarnya.
Di N4, fakta yang terpisah mulai jadi satu cerita yang utuh. Kamu menambah alasan, urutan, rencana, pengalaman, dan kondisi yang berubah, sementara partikel dan bentuk kata kerja sebelumnya harus tetap andal di teks dengar dan baca yang lebih panjang.
Di N3, pesan membawa sudut pandang dan ketidakpastian, bukan hanya informasi. Kamu mengikuti bagaimana gagasan saling berkaitan di satu paragraf atau percakapan, mengenali rumusan yang lebih netral dan formal, dan memilih struktur yang cocok dengan yang kamu maksud โ bukan menerjemahkan kata demi kata.
Tata bahasa Jepang dan kosakata bahasa Jepang tetap menyatu dengan membaca, mendengar, dan mengingat aktif. Kanji kamu pelajari di dalam kata yang sungguhan, lalu kata itu muncul lagi sepanjang kursus.
Pelajari kedua sistem kana lewat bunyi, pengenalan, dan kata pendek, lalu kurangi romaji sebelum jadi sandaran.
Bangun kosakata bahasa Jepang di sekitar orang, waktu, makanan, perjalanan, belajar, kerja, perasaan, dan situasi tempat kata itu dipakai.
Pahami tata bahasa Jepang lewat partikel, bentuk kata kerja, urutan kalimat, dan perbandingan antar kalimat lengkap.
Belajar kanji lewat bacaan yang sering, gabungan yang berguna, dan kalimat lengkap โ bukan menghafal aksara yang terpisah.
Latihan mendengar bahasa Jepang: dari kalimat yang hati-hati ke ucapan yang menyatu, dengan putar ulang, dikte, dan cek transkrip untuk menemukan yang terlewat telingamu.
Latihan membaca bahasa Jepang di dialog, pesan, dan cerita pendek, dengan furigana opsional dan bantuan kata yang tidak pernah mengganti bahasa Jepang aslinya.
Ubah niat, detail yang diubah, dan tugas lisan menjadi bahasa Jepang tanpa memilih dari jawaban yang kelihatan.
Cek kosakata, tata bahasa, kecepatan membaca, dan mendengar menurut tingkat, sementara bahasa Jepang sehari-hari tetap di pusat kursus.
Kurikulum yang menyatu itu penting: kata dari satu pelajaran bisa kembali sebagai kanji di bacaan, sebagai bunyi di dikte, dan sebagai gagasan yang nanti harus kamu rangkai sendiri.

Kursus memberi adegan, cerita, dan perjalanan sehari-hari kata serta struktur yang cukup supaya bisa dipahami.
Lihat perjalanan N5โN3Kemajuan bergantung pada waktu belajar dan kualitas pengulangan; ini arah, bukan janji. Dengan sekitar 15โ20 menit di sebagian besar hari, bulan pertamamu bisa membentuk irama belajar yang berguna dan fondasi N5 yang sungguhan.
Mulai hiragana, pola bunyi penting, dan salam. Rangkai kalimat pendek dengan ใฏ, ใงใ, dan bentuk tanya.
Tambah angka, waktu, tempat, dan kata benda sehari-hari. Ajukan pertanyaan sederhana dan jawab, tanpa bergantung pada naskah.
Pakai bentuk sekarang dan lampau, partikel dasar, dan kanji yang sering muncul di rutinitas harian dan dialog pendek.
Baca teks N5 lengkap, ikuti percakapan pendek, dan selesaikan misi dengan tugas yang diubah dari apa yang kamu ingat.
Terlewat satu hari? Lanjut dengan pengulangan yang jatuh tempo dan pelajaran berikutnya. Kursus menyesuaikan dengan kerja yang kamu selesaikan; kamu tidak dihukum karena merusak rentetan hari belajar.
Setiap pelajaran mulai dari situasi praktis dan berakhir dengan tugas yang diubah. Kamu tidak bisa selesai dengan menyalin contoh: orang, waktu, tempat, atau niatnya berubah, jadi bahasanya harus jadi milikmu.
Misi mengubah tugas dan menghapus jawaban contoh. Di situ kosakata yang diingat dan tata bahasa yang dipahami jadi bahasa yang berguna.
Perkenalkan diri, ajukan pertanyaan sederhana, dan jawab tanpa membaca naskah yang disiapkan.
Tanya arah, pahami penanda tempat, dan pastikan ke mana kamu harus pergi berikutnya.
Usulkan waktu, bereaksi secara alami, dan jelaskan mengapa hari lain lebih cocok.
Sambungkan fakta, reaksi, dan alasan, supaya bahasa Jepangmu bisa membawa lebih dari jawaban pendek.
Situasinya tumbuh bersama tingkatnya. N5 menangani kebutuhan langsung, N4 menyambungkan peristiwa sehari-hari, N3 mengembangkan penjelasan, ragam bahasa, dan pendapat yang beralasan.
Waktu yang kamu punya berubah dari hari ke hari. Jalur belajarnya tetap utuh โ entah kamu punya lima menit untuk mengulang atau setengah jam untuk membaca, mendengar, dan merangkai kalimat.
Ikuti pelajaran berikutnya dalam urutan N5โN3, supaya bahasa baru datang bersama pengetahuan yang jadi pijakannya.
Pakai sesi SRS singkat untuk menguatkan hubungan makna, bacaan, mendengar, atau merangkai yang masih goyah.
Pilih kana, kanji, konjugasi, tata bahasa, dikte, merangkai kalimat, atau cek tingkat.
Cari di kamus offline, simpan kata yang berguna, dan kembali ke kalimat yang membuatnya penting.
Buka teks bertingkat dekat tingkatmu dan latih mengikuti pesan lengkap, bukan jawaban yang terpisah.
Kamu tidak perlu menyentuh setiap fitur setiap hari. Sesi yang berguna memperbaiki titik lemah kemarin, menambah satu pelajaran dalam jalur yang sama, dan berakhir dengan bahasa Jepang yang kamu rangkai sendiri.
Di hari yang cuma lima menit, kerjakan pengulangan yang jatuh tempo. Di hari yang lebih longgar, tambah membaca atau mendengar setelah sesi inti.
Mulai dengan antrean pengulangan kecil. Ucapkan jawabannya sebelum membuka, dan perhatikan apakah yang gagal makna, bacaan, bunyi, atau merangkai kalimat.
Pelajari jumlah kosakata dan tata bahasa yang terjangkau dalam satu situasi, lalu latih lewat beberapa kemampuan sebelum lanjut.
Ulangi tugas penutup dengan detail lain. Ucapkan atau tulis jawaban dari niatnya, bukan menyalin kalimat contoh.
Baca teks bertingkat, dengar lagi tanpa transkrip, atau telusuri kata tersimpan. Paparan lebih panjang paling berguna kalau kursus sudah membuat bahasanya terjangkau.
Kata yang sudah dikenal masih bisa gagal saat didengar. Aturan tata bahasa yang jelas bisa hilang saat merangkai kalimat. Tiap mode latihan menarget hubungan tertentu dan mengembalikan hasilnya ke pengulangan.
Pakai tugas yang diubah, dikte, dan merangkai kalimat, supaya mengenali jadi bahasa Jepang yang aktif.
Kosakata & SRSSRS memisahkan makna, bacaan, bunyi, dan mengingat โ bukan mengulang setiap kartu dengan cara yang sama.
KanjiHubungkan tiap aksara ke bacaan yang berguna, kosakata nyata, dan kalimat tempatnya dipakai.
MembacaIkuti bahasa Jepang bertingkat dengan furigana opsional, audio, dan bantuan kata hanya saat kamu butuh.
Tata bahasaBandingkan bentuk yang berdekatan, lihat mengapa satu yang pas, dan rangkai ulang gagasannya dengan detail lain.
MendengarLatihan mendengar bertingkat dan dikte menampakkan partikel yang terlewat, akhiran, dan bunyi yang menyatu.
Cari dengan kanji, kana, romaji, atau bahasa Inggris. Kata kerja dan adjektiva yang sering berubah bentuk mengarah ke bentuk dasar; titik di kursus menunjukkan di mana kata itu menjadi berguna.
ๆใ้ฃฏใ้ฃในใพใใ
ใใใใฏใใ ใในใพใใSaya makan sarapan.Satu kata yang sama bisa mudah dikenali dan sulit didengar atau dirangkai. Japanese melacak hubungan itu terpisah, bukan menganggap satu kartu yang berhasil sebagai penguasaan penuh.
Kamu paham bahasa Jepangnya saat jawaban sudah di depan mata.
Kamu sampai ke bunyi dari kana atau kanji, tanpa bergantung pada romaji.
Kamu menangkap bahasa yang sama saat muncul dalam ucapan yang menyatu.
Kamu sendiri yang mengingat kata atau polanya saat maknanya datang lebih dulu.
Aplikasi mengenali apakah yang gagal makna, bacaan, bunyi, atau merangkai kalimat, menjelaskan kesalahan yang relevan, dan menjadwalkan contoh yang diubah untuk membuktikan koreksinya nanti.
Kata belum dipelajari hanya karena kamu sekali mengetuk terjemahan yang benar. Kata itu tersedia saat bentuk, bunyi, makna, tata bahasa, dan mengingat terus bertemu lagi di konteks baru.
้ฃในใ muncul pertama di tempat tindakannya jelas: memilih sarapan dan bicara tentang apa yang dimakan seseorang.
Lihat ้ฃในใ, baca ใในใ, dengar pelafalannya, dan perhatikan kanjinya dalam momen belajar yang sama.
Pakai ้ฃในใพใ, ้ฃในใพใใ, dan ้ฃในใชใ dalam kalimat di mana kala dan kesantunan mengubah pesannya.
Ingat katanya dari audio, makna, dan tugas kalimat baru. Hubungan yang paling lemah kembali lebih dulu di pengulangan.
ไปๆฅใฏ้จใงใใ้ง ใฎ่ฟใใฎใซใใงใซๅ ฅใใพใใใ
Hari ini hujan. Saya masuk ke kafe dekat stasiun.
Cerita pendek dan teks praktis tetap dekat tingkat kursusmu. Baca sekali untuk situasinya, buka bantuan hanya di tempat makna pecah, lalu baca ulang bahasa Jepang lengkapnya untuk alurnya.

Pelajaran pendek membangun fondasi; membaca, mendengar, dan pertemuan nyata memberi fondasi itu ruang untuk tumbuh.
Apa yang tetap tersedia offlinePelajaran, latihan, pengulangan, kata tersimpan, progres, dan pencarian kamus tetap di perangkatmu. Belajar bahasa Jepang offline adalah kondisi biasa, bukan ekstra. Pembelian di toko aplikasi dan pembaruan aplikasi tetap butuh koneksi platform yang relevan.
Apa yang berjalan offlineKursus berurutan yang sama menopang tiga titik mulai yang umum, tanpa memaksa setiap pembelajar lewat urutan pembuka yang sama.
Aplikasi belajar bahasa Jepang untuk pemula harus mulai dari bunyi dan kana, lalu menambah kosakata dan tata bahasa tanpa menganggap ada pengetahuan sebelumnya.
Pakai tes penempatan untuk menemukan area pertama yang masih goyah, bangun ulang hubungan yang hilang, dan pertahankan pengetahuan yang sudah kuat.
Pelajari bahasa yang diminta tingkatmu, sambil tetap merangkai kalimat, mengikuti pesan, dan memakai bahasa Jepang di luar format ujian.
Belajar untuk perjalanan, bangun lagi setelah jeda, atau maju ke JLPT N5, N4, atau N3 โ dengan riwayat kosakata, kata tersimpan, dan sistem pengulangan yang sama.
Rasakan aplikasi persiapan JLPT lewat pelajaran lengkap, bukan layar demo yang dipotong. Unit kursus JLPT N5 yang gratis mencakup mendengar, merangkai kalimat, akses kamus, pengulangan harian, dan misi unit yang nyata.
Buka 225 pelajaran sisanya, tanpa memindahkan kosakata, kesalahan, atau progres ke sistem lain.
Aturan ini membentuk urutan pelajaran, petunjuk, umpan balik, pengulangan, dan klaim tingkat. Mereka menjaga aplikasi pada bahasa Jepang yang tahan lama, bukan aktivitas yang cuma terlihat cepat.
Baca tentang metode belajarnyaTerjemahan dan furigana adalah bantuan sementara. Tujuannya mengembalikan perhatian ke kalimat Jepang โ bukan membuat sistem bantuannya permanen.
Orang, waktu, objek, atau niat yang diubah membuktikan apakah kamu paham polanya atau cuma ingat jawaban contoh.
Aksara diperkenalkan lewat kata yang berguna, bacaan, dan kalimat, lalu diputar ulang di pelajaran, bacaan, dan pengulangan.
Umpan balik mengidentifikasi hubungan yang gagal dan memberimu kontras yang berdekatan, sebelum menjadwalkan bukti mengingat nanti.
Kursus membuat cakupannya kelihatan dan melatih kemampuan yang relevan, tanpa berpura-pura ada daftar resmi rahasia atau kelulusan otomatis.
Jelajahi bagian kursus yang cocok dengan kebutuhan langsungmu, lalu kembali ke urutan N5โN3 lengkap saat kamu siap.
Jalur praktis untuk pemula lewat kana, kalimat pertama, dan situasi sehari-hari.
Bandingkan hasil N5, N4, dan N3, cakupan kursus, dan cek kesiapan.
Pelajari bagaimana kosakata dalam konteks dan SRS berbasis hubungan bekerja bersama.
Pindah dari penjelasan dan kontras ke tugas yang diubah dan merangkai kalimat.
Bangun alur dengan teks bertingkat, bantuan selektif, dan membaca berulang.
Latih bunyi yang menyatu dengan audio bertingkat, dikte, dan cek transkrip.
Tingkat pemula, keselarasan JLPT, pemakaian offline, akses gratis, waktu belajar, dan harapan yang realistis.
Ke dukunganYa. Kamu mulai dari nol dengan kana dan kalimat sehari-hari pertama. Sebelum pelajaran satu, kamu tidak perlu tahu hiragana, katakana, atau kanji.
Tergantung cara kamu ingin belajar. Kalau kamu mencari satu jalur yang utuh, bukan tumpukan kartu yang terpisah, aplikasinya harus mengajar, melatih, dan mengulang bahasa yang sama di beberapa kemampuan.
Ya. Jalurnya disusun di sekitar sasaran N5, N4, dan N3, dan melatih kosakata, tata bahasa, membaca, dan mendengar. Kursus JLPT N5 mulai dari nol; N4 dan N3 memperluas apa yang bisa kamu pahami dan ucapkan sendiri. Fokusnya tetap bahasa Jepang yang dipakai sehari-hari.
Ya. Pelajaran, progres, pengulangan, kata tersimpan, dan kamus bahasa Jepang 20.000 entri dirancang untuk berjalan offline. Pelafalan memakai suara bahasa Jepang di perangkatmu, jadi belajar biasa tidak butuh layanan audio eksternal. Belajar bahasa Jepang offline adalah kondisi biasa, bukan ekstra.
Tiga unit N5 pertama โ 15 pelajaran lengkap โ gratis, plus tes penempatan, kamus, tujuan harian, dan latihan inti. Kamu bisa merasakan putaran belajar yang sungguhan sebelum memutuskan apakah Premium cocok.
Pelajaran biasa memakan sekitar 8โ12 menit terfokus. Kalau waktunya sempit, selesaikan beberapa pengulangan yang jatuh tempo. Kalau lebih longgar, tambah dikte, menulis, latihan terarah, atau bacaan bertingkat.
Tidak ada aplikasi yang bisa menjamin hasil ujian. Japanese melatih kemampuan bahasa yang relevan dan menyertakan cek kesiapan, tetapi konsistensi, paparan yang lebih luas, dan hasil di hari ujian tetap menentukan.
Romaji tersedia sebentar di awal, lalu dikurangi begitu bacaan kanamu stabil. Furigana bisa dibuka di bacaan berbantuan, tetapi tetap opsional supaya pengenalan kanji bisa tumbuh.
Ya. Tes penempatan memeriksa membaca, kosakata, tata bahasa, dan mendengar, lalu menyarankan titik mulai. Kamu bisa memeriksa hasilnya, mundur untuk mengulang, atau memilih unit lain sendiri.
Tidak. Entri kamus merujuk kembali ke pelajaran, dan kata tersimpan bisa masuk antrean pengulanganmu. Pencarian jadi bagian dari belajar, bukan hilang di riwayat cari.
Kirim email singkat, dan kami membalas saat aplikasinya siap โ dari kana pertama sampai gagasan yang menyatu dalam satu jalur N5โN3.
Kabari saya saat rilis Ini membuka aplikasi emailmu. Satu pesan rilis, tidak lebih.