Kamu mengenali bentuk Jepangnya
Perkuat makna umum yang tepat, tanpa mengubah setiap kata menjadi entri kamus yang panjang.
Temui kata di pelajaran, dengar, baca, ingat, dan pakai dalam kalimat. SRS yang cerdas menjaga pengenalan, bacaan, mendengar, serta berbicara dan menulis tidak jadi satu skor yang sama.

Kata bahasa Jepang bisa terlihat familiar di kartu hafalan dan tetap tidak tersedia saat berbicara. Kamu mungkin tahu maknanya dalam bahasa Inggris tapi kehilangan bacaan kanji, atau memahaminya dalam kalimat tanpa bisa mengungkapkannya sendiri.
Japanese menelusuri kaitan itu secara terpisah. Kata kursus mulai dalam konteks, kembali lewat jenis soal yang berbeda, dan masuk pengulangan berjarak berdasarkan bagian keterampilan yang masih butuh kerja.
Pakai jalur ini saat kamu mengenali daftar, tapi kehilangan kata yang akrab di audio, ragu soal bacaan, atau tidak bisa mengingat kata di dalam kalimat.
Perkuat makna umum yang tepat, tanpa mengubah setiap kata menjadi entri kamus yang panjang.
Sambungkan kanji, kana, dan pelafalan agar item yang sama bisa diakses saat membaca dan menyimak.
Mengingat terbalik dan perintah kalimat menuntut bahasa Jepangnya sebelum menampilkannya.
Kata jadi andal saat bentuk, bacaan, makna, dan pemakaiannya saling menopang di beberapa konteks.
Bagaimana kata baru bergerak dari konteks ke memori jangka panjang.
Pahami sebuah kata saat bentuk bahasa Jepangnya sudah terlihat.
Hasilkan bunyi dari kana atau kanji tanpa bergantung pada rōmaji.
Identifikasi kata saat bunyi menyambung di dalam kalimat.
Capai kata bahasa Jepangnya saat makna, situasi, atau celah kalimat datang lebih dulu.
Kosakata dipilih untuk tujuan komunikatif, bukan ditambahkan sebagai daftar harian yang terpisah.
Bacaan, pelafalan, kanji, dan makna tetap terlihat sebagai bagian dari kata yang sama.
Pengenalan, mengingat, mendengar, dan soal kalimat mencegah satu jenis kartu yang mudah menyembunyikan celah.
Pengulangan berjarak membawa pengetahuan yang belum kuat lebih cepat dan memberi ruang lebih besar untuk mengingat yang sudah andal.
Kata jadi andal saat bentuk, bacaan, makna, dan pemakaiannya saling menopang di beberapa konteks.
Makna umum, bacaan, dan contoh yang berguna
Konteks kursus dengan audio dan bantuan kata opsional
Mengidentifikasi apa yang disumbangkan kata itu pada kalimat
Akses dari Jepang ke makna dan dari makna ke Jepang
Mengingat SRS, pengenalan saat menyimak, dan jawaban diketik
Menghasilkan kata tanpa bank jawaban yang terlihat
Kolokasi, ragam bahasa, dan konteks yang diubah
Merangkai kalimat, membaca, dan latihan ulang kata tersimpan pribadi
Memilih kata secara alami saat alternatif terkait memungkinkan

Kata yang berguna kembali lewat kalimat, menyimak, kanji, dan mengingat aktif, alih-alih bertahan sebagai pasangan terjemahan yang terpisah.
Kamu pertama kali menemui 大丈夫 di dalam situasi, mendengar pelafalannya, dan memperhatikan bagaimana makna yang dimaksud berubah dengan pertanyaan atau jawaban. Tinjauan belakangan bisa meminta bacaannya, maknanya, bunyinya, atau pemakaiannya — bukan mengulang satu kartu yang sama.
Penguasaan kosakata bukan satu skor. Cek makna, bentuk tertulis, bunyi, dan pemakaian aktif secara terpisah agar satu sambungan yang mudah tidak menyembunyikan yang lain.
Pilih makna umum yang cocok dengan kalimat tanpa memperluas setiap kata jadi daftar panjang makna kamus yang langka.
Baca kata kana atau kanji tanpa memakai padanan bahasa Indonesia sebagai langkah perantara.
Tangkap katanya saat partikel, akhiran, dan bunyi di sekitar menghilangkan batas bersih yang terlihat di kartu hafalan.
Hasilkan kata Jepang dari sebuah niat dan letakkan secara alami bersama tata bahasa dan kosakata di sekitarnya.
Pakai hasil ini untuk memilih latihan berikutnya Biarkan pengulangan berjarak yang menjadwalkan sambungan paling belum kuat, bukan mengulang setiap arah secara merata. Kata yang disimpan jadi berharga saat kembali di pelajaran, bacaan, menyimak, dan kalimat yang kamu rangkai sendiri.
Jaga kumpulan baru cukup kecil agar kata lama masih mendapat mengingat, bunyi, dan konteks.
Jawab sebelum membalik, dan tandai apakah celahnya makna, bacaan, bunyi, atau berbicara dan menulis.
Ambil dari unit kursus sekarang atau pencarian kamus yang disimpan, bukan daftar frekuensi acak.
Baca atau simak baris lengkap, lalu rangkai satu kalimat yang diubah dengan kata yang paling belum kuat.
Antrean yang membesar menciptakan paparan tanpa mengingat yang tahan lama.
Batasi item baru sampai latihan ulang yang sudah waktunya tetap terkelola dan akurat.Padanan bisa mengidentifikasi kata, tapi tidak menunjukkan jangkauan atau pasangan alaminya.
Pakai satu makna inti yang jelas plus kalimat yang menunjukkan pemakaian biasa.Melihat jawaban di daftar lebih mudah daripada menemukannya dalam ucapan atau menghasilkannya.
Tinjau di kedua arah dan sertakan menyimak atau mengingat dalam kalimat.Cakupan nyata tingkat atau kemampuan ini, terikat pada pelajaran, latihan, dan pengulangan.
Progresinya menuju sekitar 800 kata target di N5, 1.700 kata kumulatif di N4, dan 3.900 sampai N3. Ini target kursus yang transparan, bukan klaim tentang daftar resmi JLPT.
Pilih kata kursus, entri kamus yang disimpan, atau item yang jatuh tempo. Sesi fokus bisa menyasar makna, bacaan, bunyi, atau berbicara dan menulis.
Simpan kata dari kamus atau kursus, lalu tinjau dengan sistem yang sama. Kata tetap terikat pada bacaan, contoh, dan pelajaran tempatnya muncul.
Jawaban langsung soal tingkat, cakupan, bantuan, dan belajar offline.
Kursus menargetkan sekitar 800 kata di N5, 1.700 kumulatif di N4, dan 3.900 sampai N3, sementara kamus offline berisi 20.000 entri.
Ya. Waktu latihan ulang menyesuaikan performa, dan penguasaan dipisah di pengenalan, bacaan, mendengar, serta berbicara dan menulis.
Kamu bisa menyimpan entri kamus ke daftar kata pribadi dan memindahkannya ke latihan ulang.
Kosakata kursus, kata yang disimpan, pelafalan lewat suara perangkat, dan pengulangan berjarak dirancang untuk dipakai offline.
Belajar, latihan, ulangi, dan selesaikan tiga unit pertama N5 sebelum memutuskan membuka jalur sampai N3.